Mama...
Hanya sekian pertemuan kita ma..
Waktu bbrp tahun hanya terhenti dengan hitungan detik..
Tidak akan cukup rasanya semua kebersamaan kita ma..
Tidak akan pernah..
Untuk inginku selalu mendampingimu..
Untuk inginku bisa menemanimu..
Untuk inginku dapat terus membahagiakanmu..
Untuk inginku selalu bercanda tawa denganmu
Tidak akan pernah cukup diriku sebagai anakmu..
Untuk berhenti menerima smua kasih sayangmu..
Untuk berhenti menerima pelukanmu..
Untuk berhenti menerima ciumanmu..
Untuk berhenti menerima kalimat demi kalimatmu..
Untuk berhenti menerima senyumanmu..
Untuk berhenti menerima sentuhanmu..
Untuk berhenti menerima kebahagiaan yg kau rasakan..
Tidak akan pernah ma..
Kau pergi begitu cepatnya tanpa ada sepatah kata darimu untukku..
maupun ke kluarga kecilmu..
Hanya raffi,cucu kesayangan mama yg mama berikan kata terakhir..
Sedih ma hatiku, sakit...
Tetapi itulah dirimu ma..
Karena mama selalu bisa menyembunyikan apa yg mama rasakan..
Karena mama selalu bisa menutupi semua yg mama hadapi..
Karena mama selalu bs mementingkan orang lain terlebih dahulu..
Sehingga dirimu sendiripun terabaikan..
Dan karena mama tidak pernah mau merepotkan orang lain..
Termasuk kluargamu sendiri ma..
Sampai akhir hayatnya mama sekalipun..
Engkau wanita terhebat bagiku ma..
Engkau ibu luar biasa bagiku..
Kami pun tak pernah tahu deritamu..
Dan tak tahu apa yg mama rasakan selama ini..
Karena mama selalu setiap saat berusaha tersenyum..
Karena mama selalu bisa memberi kekuatan..
Karena mama selalu mampu membahagiakan orang2 sekitarmu..
Karena mama selalu dekat dengan-Nya..
Sehingga ketabahan, kesabaran dan keikhlasan menjadi kunci utamamu..
Dalam menghadapi orang lain..
Sekalipun orang tersebut terus menyakiti hatimu..
Termasuk kluarga besarmu ma yg sering membuat mama terluka..
Banggaku skali lg untukmu ma..
Q bangga telah menjadi anakmu..
Dan q bersyukur karena itu ma..
Sangat sangat bersyukur akan hal itu..
Maafkan kami ma untuk semuanya..
Maafkan kami karena blm sempat memberimu kebahagiaan..
Sebanyak yg kau berikan..
Maafkan kami ma..
Dan terima kasihku yg tak terhingga dari kami juga untukmu..
Mama..
Walaupun kini mama telah 'terpisah'..
Dirimu selalu akan terus hidup dalam hatiku..
Demikian dg adik dan papa dan raffi..
Sesalku hanya satu ma..
Tak ada sentuhan maupun ucapan terakhir darimu ma..
Kau tahu ma...
Q sangat merindukanmu ma..
Sangat ma..
Tubuhku bergetar jikalau mengingatmu..
Mama adalah orang yg sangat berarti di hidupku..
Mama adalah nyawa hatiku..
Mama adalah orang yg menginspirasiku selalu..
Airmataku tak terasa terus mengalir karenamu ma..
Bukan karena ku tidak ikhlas..
Tetapi karena q sangat shock dg kepergian mama yg begitu tiba2..
Tetapi ma..
Mama jgn terlalu kuatir dg airmataku..
Q tidak akan memberati langkahmu..
Walaupun terkadang ku masih beranggapan..
Bahwa dirimu ini hanya pergi untuk sementara..
Begitupun dengan papa ma..
Tetapi percayalah ma..
Insya'4JJI kita akan baik2 saja ma..
Q akan merawat dan menjaga papa..
Q akan menjalankan smua wasiatmu melalui papa..
Q akan mematuhi permintaan trakhirmu melalui papa..
Q akan membuat nyaman keluarga kecilku ma..
Q akan menjaga amanahmu..
Hari ini genap 6 harimu ma..
Kami akan selalu mendoakanmu disana..
Agar mendapat tempat yg layak disisi-Nya..
Agar dimudahkan jalanmu ma..
Agar mama tenang disana..
Dan kami sebagai anak bangga terhadap kepergianmu ma..
Karena mama pergi di bulan dan hari yg penuh barokah..
Karena mama pergi dengan hati dan tubuh yg suci..
Karena mama pergi dg wajah yg berbinar, cantik dan penuh cahaya..
Walaupun kutau ad sesuatu yg sedikit memberatkan langkah kakimu..
Selamat jalan ma..
Selamat tinggal mamaku tersayang..
Tenanglah disana ma..
Doaku bersamamu selalu...
Teruntuk mamaku yg lua biasa hebat..
Alm.ah.Hj.Srie Hartatiek
7 juli 1956 - 10 desember 2009
Jumat pon
Monday, December 14, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment